Bersepeda Kita

Mendadak aku ingin bersepeda denganmu
menjelajah kota, dari kekumuhan satu ke kekumuhan lain
di sana, aku yang mengemudikan sepedanya, kau yang memandu arah kita
hingga pada kayuh kesekian
kau katakan kita tak berjalan ke arah ini semestinya

Tetapi aku tak memarahimu,
kita berlalu saja dan mengayuh lebih cepat
sebab memang di sana-lah kita hendak menuju
tersesat selamanya, tak diketemukan hingga pada akhirnya.

Advertisement
Tagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.